Aku juga ingin ...
Matahari sore mulai menyingsing menghadirkan teduh. Langit yang biru dengan sedikit awan menandai musim pancaroba. Es matcha kesukaan Isna hanya diminumnya sedikit. Sudah satu jam ia duduk sendirian, berkali kali membuka dan menutup aplikasi sosial media yang ada di ponselnya. “Ngga ada kabar dari Mas” gumamnya sambil memandangi ponsel gusar, bosan sedari tadi pesan yang dia tunggu tidak kunjung muncul. Sebulan terakhir tiap akhir pekan suaminya tidak pernah di rumah. Ada saja kegiatan di kampus, pelantikan lah, rapat lah, penelitian lah, mendampingi kegiatan mahasiswa lah. “Percuma ditunggu, Mas ngga mungkin chat kalau sedang sibuk” ujar Isna sambil meletakkan ponselnya kesal, kemudian menyalakan laptop untuk menyelesaikan invoice pesanan yang sudah menumpuk sejak kemarin lusa. “Drrrt ddrrrrttt…” ponsel Isna bergetar panjang, tanda ada panggilan masuk. Tulisan *Mas Ariia-ku* tertampil pada layar ponsel. Buru-buru Isna mengangkat panggilan telepon tersebut. “Assalamua...

Komentar
Posting Komentar